Pengertian Rukun Iman Penjelasan Dan Artinya Lengkap

Pengertian Rukun Iman Penjelasan Dan Artinya Lengkap Beserta Dalilnya

  1. Pengertian Rukun Iman
  2. Hadits Tentang Rukun Iman
  3. Apa Rukun Iman Ke 1
  4. Apa Rukun Iman Ke 2
  5. Apa Rukun Iman Ke 3
  6. Apa Rukun Iman Ke 4
  7. Apa Rukun Iman Ke 5
  8. Apa Rukun Iman Ke 6


Pengertian Rukun Iman

Pengertian Rukun Iman - Rukun iman sebagai pilar keimanan yang perlu dipunyai oleh seorang Muslim beriman. Sebagaimana yang sudah diajarkan sejak kecil, kita sudah diajari bahwa ada enam rukun iman yang mesti dipahami dan dipercayai umat Islam karena itu termasuk pokok penting dalam ajaran agama Islam.

Secara bahasa, iman memiliki arti membenarkan, sementara menurut syariat Islam, iman maknanya mengaku secara lisan, membenarkan dengan hati, dan mempraktikkan keimanannya dengan tindakan.

Seseorang yang beriman kepada Allah tentunya dia harus mengucapkannya secara lisan, bahwa ia percaaya adanya Allah Tuhan pencipta langit dan bumi yang menurunkan para Nabi dan Rasul untuk menyampaikan risalah-Nya kepada seluruh umat manusia.

Secara lisan beriman kepada Allah ini dinyatakan dengan pengucapan kalimat syahadat, setelah itu ia membenarkan dengan hatinya kemudian karena keimanannya itu segala aktifitas yang dilakukan tidak lepas keyakinannya terhadap Allah.

Hadits Tentang Rukun Iman

Berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh 'Umar bin Khattab Radhiyallahu'anhu, ketika itu malaikat Jibril memyerupakan dirinya menjadi seorang laki-laki, kemudian ia bertanya kepada Nabi Muhammad Sallallahu'alaihiwasallam :

" ... 'Beritahukan kepadaku tentang Iman, Rasulullah Sallallahu'alaihiwasallam menjawab 'Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk. Orang tadi (Jibril) berkata, 'Engkau benar'," (H.R. Muslim).

Sebagai umat Islam, harus ketahui Rukun Iman yang terdiri dari 6, yakni iman ke Allah, iman ke Malaikat, iman ke Kitab Allah, iman ke Nabi dan Rasul, iman ke hari Kiamat, paling akhir iman ke Qada dan Qadar.

Untuk tiap umat Muslim harus ketahui dan pahami masing-masing dari ke enam rukun iman itu.

Apa Rukun Iman Ke 1 ?

Iman Kepada Allah


Sebagai seorang muslim, sudah seawajarnya dan semestinya memiliki iman terhadap Allah Subhaanahuwata'aala. Karena Allah adalah Tuhan yang telah menciptakan seluruh kehidupan baik itu yang ada dilahngit dan di bumi termasuk manusia.

Meyakini adanya Allah, tida hanya diucapkan saja, namun dibutuhkan juga melalui keyakinan dalam hati dan dibuktikan dalam amal perbuatan, dengan cara menjalankan semua perintah Nya dan menjauhi apa saja yang dilarang oleh Nya.

Sebagai Contoh jika seseorang itu sudah berislam, maka diwajibkan kepadanya untuk melaksanakan sholat, ketika melaksanakan sholat dia meyakini bahwa ini adalah perintah Allah yang telah disampaikan oleh Nabi Shallallahu'alaihiwasallam kepada umat sehingga dengan senang hati dia melaksanakannya.

Makna dari iman kepada Allah adalah yakin bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah.

Baca Juga : 20 Sifat Wajib Bagi Allah

Apa Rukun Iman Ke 2 ?

Iman Kepada Malaikat

Terdapatnya iman dalam hati seorang muslim jika sudah tertanam dengan kuat maka itu akan mendorong ia untuk berbuat dalam ketaatan dan mudah untuk menjalankan perintah Allah subhanahu wata’ala. Rukun iman yang kedua adalah percaya dengan adanya malaikat-malaikat Allah yang jumlahnya tak terhingga dan memiliki tugasnya masing-masing.

Allah berfirman dalam al Quran :

Rasul telah beriman kepada Alquran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian juga orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (QS Al Baqarah ayat 285)

Malaikat merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah yang dimana umat Islam wajib untuk mengimani keberadaannya. Jumlah malaikat itu amat sangat banyak tak terhingga. Namun kita diajarkan untuk mengetahui 10 nama malaikat yang harus diketahui oleh seorang muslim, yaitu : Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Munkar, Nakir, Raqib, 'Atid, Malik, Ridwan. 

Asal muasal penciptaannya malaikat itu dari cahaya. Dan dari gambaran malaikat yang telah diceritakan dalam al Quran bahwa malaikat itu memiliki sayap ada yang 2, 3 dan 4.

Allah berfirman dalam al Quran :

Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. (QS. Fatir Ayat 1)

Dalam prakteknya manusia haruslah mengimani adanya malaikat, karena salah satu tugas dari malaikat itu adalah mencatat segala apa yang kita perbuat. Maka dari itu kita harus senantiasa merasakan bahwa segala apa yang kita lakukan tidak luput dari pantauan malaikat yang telah diberi tugas oleh Allah Subhaanahuwat'alaa.

Apa Rukun Iman Ke 3 ?

Iman Kepada Kitab Kitab Allah

Rukun iman ketiga adalah beriman dengan kitab-kitab Allah yang telah diturunkan kepada para nabi-Nya. Maknanya yaitu membenarkan secara pasti bahwasanya seluruh kitab-kitab tersebut diturunkan langsung dari sisi Allah yang disampaikan oleh Jibril lalu disampaikan lagi kepada Rasul-Rasul Allah, dan bahwa Allah berbicara secara hakiki dengan kitab-kitab tersebut.

Allah berfirman dalam al Quran :

Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. (QS An Nisa ayat 136)

Seorang muslim wajib untuk mengimani seluruh kitab Allah yang telah diturunkan kepada Rasul-Rasul Nya, kitab itu ada 4 yakni Taurat, Zabur, Injil dan Al Quran.

Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa 'alaihissalaam, Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud 'alaihissalaam, Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa 'alaihissalaam, dan Kitab Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu'alaihiwassalaam,

Apa Rukun Iman Ke 4 ?

Iman Kepada Nabi & Rasulullah

Rukun iman yang keempat beriman kepada para Nabi dan Rasul, yang artinya bahwa seorang muslim wajib mengimani apa saja yang disampaikan oleh Rasul Allah, karena para Nabi dan Rasul itu adalah manusia utusan Allah yang diberikan tuga untuk menyampaikan segala perintah dan larangan dari Allah untuk kemaslahatan umat manusia itu sendiri.

Setiap orang yang mempunyai keimanan kepada nabi dan rasul, akan mempercayai semua tuntunannya baik itu yang secara lisan atau perbuatan sebagai panutan hidup.

Jumlah nabi dan rasul itu banyak sekali bisa sampai ratusan ribu, namun yang wajib kita ketahui adalah 25 Nabi / Rasul.

Allah berfirman dalam al Quran :

Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. (Ghafir ayat 78)

Apa Rukun Iman Ke 5 ?

Iman Kepada Hari Akhir

Rukun iman yang kelima adalah beriman kepada hari akhir. Maksudnya adalah beriman kepada seluruh berita yang telah Allah beritakan dalam kitab-kitabNya dan disampaikan oleh Rasul-RasulNya mengenai apasaja yang akan terjadi setelah kematian manusia.

Kejadian itu seperti adanya fitnah kubur, siksa kubur, nikmat kubur, hari kebangkitan, pengumpulan manusia di padang mahsayar, catatan lembaran amal, hisaban manusia, mizan (timbangan) amal baik dan buruk, al-Haudh (telaga), Shirat jembatan yang membentang di atas neraka Jahannam yang sangat panas, syafaat dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, adanya surga untuk balasan bagi orang beriman, neraka untuk balasan bagi orang kafir, dan segala hal yang telah Allah janjikan bagi mereka.

Jadi defenisi hari akhir itu, tidak hanya terbatas pada hancurnya alam semesta, tapi juga meliputi kehidupan setelah kematian.

Apa Rukun Iman Ke 6 ?

Iman Kepada Qadha & Qadar

Rukun iman yang keenam adalah beriman kepada takdir (Qadha dan Qadar) yakni membenarkan secara pasti, bahwasanya datangnya kebaikan ataupun keburukan yang terjadi itu semua dari ketetapan Allah sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata. (Al-Qamar ayat 49-50)

Secara bahasa, Qada itu memiliki makna ketentuan. Saat sebelum lahir manusia dan saat sebelum dunia ini terbentuk, Allah sudah memiliki ketentuan. Qada tercatat pada kitab yang berada di Lauhul Mahfudz. Baik itu mengenai kehidupan, keburukan, kebaikan hingga kematian.

Secara bahasa Qadar memiliki makna ketetapan atau kejelasan Allah. Dan menurut istilah memiliki makna penetapan yang sudah jelas dan sudah diputuskan oleh Allah sendiri. Terhitung dari apa yang terjadi, akan terjadi, dan belum terjadi.

Allah berfirman dalam al Quran :

Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. At-Taghabun ayat 11)

Itulah keenam rukun iman yang wajib diimani oleh setiap umat Islam. Semoga dengan mempelajari dan terus memaknai keenam perkara tersebut, kita semua selalu berada dalam naungan iman dan ridho Allah hingga kelak kita dipanggil dan kembali ke sisi-Nya.

Waallahualambishowab.

Terimakasih sudah membaca artikel tentang Pengertian Rukun Iman, semoga bermanfaat dan menjadi salah satu referensi untuk Anda yang sedang mencari Pengertian Rukun Iman secara lengkap.

Silahkan share ke sosial media Anda jika dirasa konten ini bermanfaat, wassallam.

Silahkan Share Ke Sosial Media Anda :)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian Rukun Iman Penjelasan Dan Artinya Lengkap"

Posting Komentar